Reliable sports betting platform_Buy lottery app_Indonesia Lottery Loopholes_Betting app_Indonesian board games

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kemampuan stabil baccarat

Masih kata OOnline Baccarat Sportsnline Baccarat Sportsjack Ma daOnline Baccarat Sportslam wawancara yang sama,

Penulis

Penikmat puisi dan penggemar bakwan kawi yang rasanya cuma kanji.

Dalam wawancaranya dengan Vulcan Post, Jack Ma menyatakan bahwa ia bertahan pada idenya bukan karena keyakinannya pada kemajuan internet dimasa depan. Melainkan lebih kepada kepercayaannya bahwa ia akan mendapatkan sesuatu dari pengalaman ini.

Kata-kata teman Ma itu menginspirasinya, keesokan paginya ia memutuskan memulai bisnis dibawah naungan alibaba.com. Tanpa peduli pada orang-orang yang merendahkan idenya.

“Anda akan tetap miskin kalau anda tidak memiliki ambisi. Ambisi adalah keinginan untuk menjalani kehidupan seideal mungkin. Sebuah dorongan untuk mewujudkan impian-impian besar dalam hidup. Di dunia ini memang ada hal-hal yang tidak bisa dipecahkan, namun tidak ada satu hal pun yang tidak bisa diselesaikan. Kuatnya ambisi seseorang menentukan kesuksesannya di masa depan.”

Siapa bilang orang-orang besar punya jalan kesuksesan yang mulus? Jack Ma, pria asal Cina pendiri perusaan penjualan via online terkenal, www.alibaba.com punya cerita menarik soal bagaimana dia memulai usahanya.

Menurut Ma, ada beberapa cara yang bisa membuat orang mencapai sesuatu sebelum umur 35:

Dari 24 orang teman yang datang ke rumah Jack Ma, hanya satu orang yang mendukungnya. Teman yang bekerja sebagai bankir itu mengatakan,

“Dari 24 orang, 23 orang menyuruhku berhenti dengan berbagai alasan. Mulai dari kenyataan bahwa aku tidak punya modal dan ketidak tahuanku soal internet”. 

Penolakan keras ini juga ditunjukkan oleh keluarga Jack Ma. Hal itu menjadi kejadian yang wajar, sebab pada tahun 1995 internet baru mulai berkembang di Cina. Belum ada yang bisa memprediksi bagaimana masa depan perusahaan yang menggantungkan diri sepenuhnya pada jaringan internet.

Sebelum memutuskan memulai Alibaba, Jack Ma mengumpulkan 24 orang teman di rumahnya untuk meminta pendapat mereka. Dari 24 orang tersebut, 23 orang menyuruhnya berhenti. 

“Kalau kamu memang ingin melakukannya, coba saja. Kalau memang nanti semua tidak berjalan seperti yang kamu inginkan, kamu tinggal kembali ke hal yang kamu lakukan sebelumnya”

“Apapun yang dihadapi seseorang, entah itu kegagalan atau suatu keberhasilan — sebenarnya sudah merupakan pengalaman untuk menuju sukses. Aku harus melakukan hal ini sebaik-baiknya. Kalau tidak berhasil, aku harus kembali ke pekerjaanku yang dulu”.