Produksi Kopi Mahal dari Kotoran Gajah, Harganya Capai Rp 4 Juta Per「Live Casino Baccarat」 100 Gram

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kemampuan stabil baccarat

NLive CLive CLive Casino Baccaratasino Baccaratasino Baccaratamun, gajah yang dipakai untuk mengolah kopi dibiarkan hidup bebas tanpa dirantai seperti kebanyakan gajah penangkaran di Thailand.

Gajah tersebut dirawat oleh pemiliknya (mahout) yang telah tinggal bersama di daerah itu selama ratusan tahun.

Dari namanya, sudah tergambar jika proses membuatnya dengan melibatkan gajah sebagai media untuk menghasilkan biji kopi dari buahnya, layaknya kopi luwak.

Namun, meski prinsip produksinya hampir sama dengan kopi luwak tentu teknisnya ada perbedaan. Seperti dilansir dari Bloomberg berikut ini.

Gajah dilatih secara manusiawi bekerja sama dengan Golden Triangle Asian Elephant Foundation, sebuah lembaga pemerintah yang menjaga gajah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Gajah ini biasanya dilatih untuk mengangkut kayu, bertarung dalam pertempuran, dan dijadikan transportasi kepada wisatawan. Sering juga dilibatkan dalam prosesi keagamaan.

Baca juga: Apa Itu Black Ivory Coffee? Kopi Mahal dari Kotoran Gajah

Baca juga: Kenapa Kopi dari Sisa Kotoran Gajah Bisa Mahal?

KOMPAS.com – Black Ivory Coffee atau kopi dari kotoran gajah adalah salah satu kopi termahal di dunia yang diproduksi di Thailand.

Gajah yang diberi makan biji kopi

Pada 2017, sekitar 27 ekor gajah memproduksi kopi Black Ivory Coffee sebanyak 150 kilogram.

Gajah yang dilibatkan dalam pengolahan Black Ivory Coffee berasal dari Thailand, di desa gajah Ban Ta Klang.