Betting software_Ranking of Asian Bookmakers_Casino platform registration_U.S. online casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kemampuan stabil baccarat

Saya sBaccarat APPendiri seneng bangeBaccarat APPt kaBaccarat APPmpanye semacam itu disambut antusias oleh banyak orang di media sosial. Biasanya kampanye self love itu dikaitkan sama Hari Perempuan Internasional. Setiap perayaan itu datang, cewek-cewek berlomba-lomba mengunggah foto diri mereka tanpa make up, filter, atau “topeng” lainnya, lengkap dengan caption memotivasi. Iklan produk kecantikan mulai banyak yang melibatkan model berkulit gelap nan eksotis yang nggak kalah memesona sama yang kulitnya lebih cerah.

Sebenarnya, definisi cantik itu selalu berubah-ubah. Dulu, Marylin Monroe dengan rambut blondenya, sempat dijadikan ikon wanita cantik dunia. Setelahnya ada Audrey Hepburn dengan rambut gelapnya, lalu Madonna, Kate Moss, sampai Angelina Jolie. Tapi kalau disimpulkan, hampir semua ikon cewek cantik itu punya kulit cerah dan badannya ramping. Persepsi ini menjadi semakin kuat karena dibantu dengan framing yang dilakukan media-media mainstream. Cewek-cewek yang ditampilkan di layar kaca adalah mereka yang memenuhi definisi cantik itu. Brand-brand kecantikan berlomba-lomba menjual produk yang embel-embelnya bisa bikin kulit putih dan mulus. Otomatis, cewek-cewek yang nggak memenuhi standar cantik menurut masyarakat itu jadi minder, nggak pede, sampai-sampai rela melakukan segala cara biar terlihat seperti yang dipersepsikan orang.

Alih-alih jadi pede, mirisnya mereka justru makin nggak bisa hidup tanpa “topeng”. So sad yaaa