Betting odds_Bali Casino_Betting Platform Collection

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kemampuan stabil baccarat

BBaccarat Malaysiaaccarat MalaysiakalaBaccarat Malaysiau emang kamu menyimpan perasaan paBaccarat Malaysiadanya, kenapa kamu harus melakukan hal itu? Sebab ini juga merupakan bentuk nggak percaya diri darimu. Kalau kamu yakin bisa mendapatkan hatinya, kenapa kamu nggak membiarkan cintamu berjalan sesuai irama aja? Kamu nggak perlu membuatnya tertarik denganmu karena materi yang kamu punya. Selain itu, kalau dia memang cinta sama kamu, tentu saja dia nggak akan mengeluh saat diajak bayar bareng-bareng kan?

Dengan cowok yang wajib bayarin pas lagi kencan, itu bukti bahwa cowok lebih berkuasa dari cewek, lebih bisa mengontrol cewek, dan lebih di atas daripada cewek. Kalau cewek protes, suruh aja dia bayarin cowoknya. Seharusnya bayarin adalah kewajiban yang ngajak, bukan kewajiban salah satu gender tertentu. Kalau kamu ngajak, ya sudah seharusnya kamu bayarin, nggak peduli kamu cowok apa cewek.

Pada dasarnya, kamu nggak perlu perhitungan dalam setiap kencan dengan pasangan. Toh, kalau kamu saling sayang dengan pasanganmu, kenapa nggak saling memberi pengertian aja? Kalau kamu ada duit, biar kamu yang bayarin. Kalau lagi bokek, biar cewekmu yang bayarin. Atau bisa juga bayar patungan. Toh, itu buat kalian juga. Bukankah berjalannya sebuah hubungan yang baik adalah bisa saling memahami satu sama lain?

Selalu ada keluh di setiap jadwal kencan. Tapi, kalau kami para cowok menuruti budaya seperti ini, betapa kecil peluang kami yang bukan anak orang kaya untuk bisa kencan dengan pasangan kami dong? Jika biaya PDKT sebesar ini, kasian banget orang-orang yang miskin. Apakah cinta hanya untuk orang kaya?

Nah, berbicara mengenai ‘bayarin’ ini emang sangat sensitif sih. Ini bukan masalah seberapa besar uang yang dikeluarkan. Tapi, lebih dari itu. Jika dibicarakan lebih jauh, hal ini sejatinya sangat terkait dengan dikotomi gender yang memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya patriariki di Indonesia. Kalau gitu, yuk kita simak pembahasan berikut ini! Semoga ini bisa menjadi refleksi untuk kamu yang membacanya.

Jangan sesekali mikir bahwa bayarin kencan itu wajib hukumnya bagi cowok. Kalau cewek merasa nggak adil dengan pernyataan itu, mungkin kamu harus berhenti melakukan aksi menuntut untuk kesetaraan gender atau emansipasi wanita! Ya, mau bagaimana coba?

Sebagian cowok berpikir bahwa bayarin cewek pas lagi kencan itu perlu dan wajib. Mungkin pula kamu nggak sadar, bahwa bayarin cewek pas lagi kencan itu merupakan salah satu bentuk kecurangan atau kelicikan. Ya, secara nggak langsung, ini merupakan bentuk halus dari tindakan penyuapan.

Ini reminder bagi semua cowok. Sebagai cowok, kamu harus paham bahwa uang bukan satu-satunya cara untuk menunjukkan kehebatanmu di depannya. Kalau ini adalah kencan pertamamu dengan cewek incaranmu, jangan biarkan dia menyukaimu karena kamu punya duit. Itu palsu namanya! Masih banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk menunjukkan rasa tertarikmu di depannya. Seperti sikap peduli, mengayomi, melindungi, dan sebagainya. Banyak deh pokoknya!

Kasus ‘siapa yang bayarin’ emang udah menjadi budaya pacaran di masyarakat kita. Nggak heran kalau hal ini selalu menjadi perdebatan panjang bagi cowok dan cewek. Ya, bahkan mereka (cowok) yang sedang kasmaran pun akan mikir, “Duh, mesti bayarin doi dong?!”

Kencan pertama emang selalu menjadi titik penentu ke mana PDKT-mu dengan cewek incaranmu akan berjalan. Ketika kamu memberi kesan buruk di matanya, jangan harap kamu bisa melanjutkan hubunganmu ke jenjang lebih jauh. Mengenai kencan ini, ada satu masalah yang selalu menjadi perdebatan panjang: apakah cowok harus bayarin cewek pas lagi kencan? Ini sebuah permasalahan yang tidak sederhana lho.